![]() |
| Add caption |
Puisi Pilihan Minggu IV Maret 2019
Adalah :
Adalah :
KEMARAU
Hamdani ( KARIMUN - KEPRI )
0263/PERRUAS-SASTRA/2019
0263/PERRUAS-SASTRA/2019
Kulihat awan becermin di muka laut
dalam warna yang merah saga
dia menyunggingkan senyum
pada daun yang kering kehausan.
dalam warna yang merah saga
dia menyunggingkan senyum
pada daun yang kering kehausan.
Lalu mencibirlah tanah gersang
pada hujan yang turun gerimis
Dia berkata, sekejap saja tawamu itu?
takkan mampu menawar lukaku
Kabut yang mengental pada
dinding-dinding langit,
telah memerangkap
jiwaku dan jiwamu.
pada hujan yang turun gerimis
Dia berkata, sekejap saja tawamu itu?
takkan mampu menawar lukaku
Kabut yang mengental pada
dinding-dinding langit,
telah memerangkap
jiwaku dan jiwamu.
kita terlalu egois kala merayu
pada musim yang tak'kan pernah berubah
hingga menghentikan langkah kita berjalan ke hadapan.
menyuruk pada kelam yang membutakan.
pada musim yang tak'kan pernah berubah
hingga menghentikan langkah kita berjalan ke hadapan.
menyuruk pada kelam yang membutakan.
Kapankah turun hujan kedamaian yang sejati itu?
Yang mengguyur dalam sukmaku yang lama hampa.
sementara kerinduanku semakin terampas oleh musim
kabutnya menebal menyesak dalam nafasku.
Yang mengguyur dalam sukmaku yang lama hampa.
sementara kerinduanku semakin terampas oleh musim
kabutnya menebal menyesak dalam nafasku.
Tuhan, kirimkan aku berita-Mu
Pada horizon yang membentang di segara kasih-Mu
agar kutahu kemarau ini pasti berlalu.
Pada horizon yang membentang di segara kasih-Mu
agar kutahu kemarau ini pasti berlalu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar