SANG PENEROKA
![]() |
| Foto Ilustrasi : Cover Sang Peneroka SANG PENEROKA Karya : Hamdani |
Namamu takkan pernah terlupakan.
Kau sang Peneroka yang meneraju
semangat membara jiwa-jiwa kepenulisan.
Kau sang Peneroka yang meneraju
semangat membara jiwa-jiwa kepenulisan.
Bulan dan bintang jadi impian
terasa dalam genggaman.
Jalan panjang berliku,
bagimu hanyalah sekelumit cerita anak-anak kecil yang berlari di bawah
terasa dalam genggaman.
Jalan panjang berliku,
bagimu hanyalah sekelumit cerita anak-anak kecil yang berlari di bawah
kaki-kaki ibu mereka.
Ah, itu terlalu manja dan tak bertenaga.
Dialah sang Peneroka yang setia.
Melalui angin hujan gunung dan lautan
Dia memberi kabar padamu.
Bercerita tentang semangat jiwa
yang tak lapuk dimakan usia.
Tentang badai dan kemarau panjang yang tak membuatnya layu dan patah.
Dia tak mengenal rintangan
Dia tak bicara kepahitan
Dia tak perduli cemoohan
Tentang kepahitan hanyalah secangkir kopi yang nikmatuntuk diteguknya di petang hari.
Kesedihan hanyalah siulan burung-burung
yang mengusik lamunannya di pagi hari.
Diam, tak lalu bermuram durja
Tidak pula berpatah arang
saat kebuntuan datang menyesak di dalam dada.
Lentik jemarimu menggoreskan
sejuta rasa jiwa kepenulisanmu
Bangkit berdiri bersama mentari
Meneroka alam nan indah permai
Menyeruak gunung ganang
Melintasi laut dan samudera
Sang Peneroka,
tetaplah kilaumu menjadi cah'ya yang menerangi persada negeriku.
yang mengusik lamunannya di pagi hari.
Diam, tak lalu bermuram durja
Tidak pula berpatah arang
saat kebuntuan datang menyesak di dalam dada.
Lentik jemarimu menggoreskan
sejuta rasa jiwa kepenulisanmu
Bangkit berdiri bersama mentari
Meneroka alam nan indah permai
Menyeruak gunung ganang
Melintasi laut dan samudera
Sang Peneroka,
tetaplah kilaumu menjadi cah'ya yang menerangi persada negeriku.
(Masuk dalam nominasi 20 terbaik, Antologi Puisi: Sajak Cinta untuk
Peneroka, (yang didedikasikan untuk Azrizal Nur))

Tidak ada komentar:
Posting Komentar