Selasa, 03 Desember 2019


Benteng Negeri
(Karya : Hamdani)

Kepadamu Tuan,
Kami adalah pucuk-pucuk bakau 
yang berjajar di ribuan pulau
Hijaunya meneroka sampai ke ujung tanjung
menyeruak sampai ke dalam teluk
Kami adalah pucuk-pucuk bakau 
yang memagar tanah daratan
Menahan hempasan ombak, 
menahan terjangan badai
Walau gugur, kami berpantang mati
Tapi, lambaian tangan kami tak pernah kau pahami
Semilir angin adalah salam kami, 
yang tak pernah kau perduli
Riuh ombak adalah rintihan kami, 
yang tak pernah kau mengerti

Kepadamu Tuan,
Mengapa kikis pantai Nusamu?
Negeri yang kini hilang gempitanya
Terkubur semangat kami dalam serakah jiwamu
Keangkuhanmu yang menikam jantung kami
Sangat perih dari dijajah di dunia nyata

Oh.., Tuan
Bangunlah dari lenamu yang panjang
Kibarkan semangat jiwamu di tanah persada
Jangan lagi surut langkah mudamu
Bangkit bersatu, membela bumi Pertiwi.

Gerakan Akbar 1000 Guru Asean Menulis Puisi dalam Antologi Puisi Guru (tercatat dalam Rekor Muri Indonesia 2018); Rabu, 7 November 2018 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Entri yang Diunggulkan

  1.    BANGKU-BANGKU TUA 2.    PIKUN 3.    GAMANG 4.    LUKISAN USANG 5.    KEMARAU 6.    LOA MEI 7.    BENTENG NEGERI 8.    ...