Benteng Negeri
(Karya
: Hamdani)
Kepadamu Tuan,
Kami
adalah pucuk-pucuk bakau
Hijaunya
meneroka sampai ke ujung tanjung
menyeruak
sampai ke dalam teluk
Kami
adalah pucuk-pucuk bakau
yang
memagar tanah daratan
Menahan
hempasan ombak,
menahan
terjangan badai
Walau
gugur, kami berpantang mati
Tapi,
lambaian tangan kami tak pernah kau pahami
Semilir
angin adalah salam kami,
yang
tak pernah kau perduli
Riuh
ombak adalah rintihan kami,
yang
tak pernah kau mengerti
Kepadamu Tuan,
Mengapa
kikis pantai Nusamu?
Negeri
yang kini hilang gempitanya
Terkubur
semangat kami dalam serakah jiwamu
Keangkuhanmu
yang menikam jantung kami
Sangat
perih dari dijajah di dunia nyata
Oh.., Tuan
Bangunlah
dari lenamu yang panjang
Kibarkan
semangat jiwamu di tanah persada
Jangan
lagi surut langkah mudamu
Bangkit
bersatu, membela bumi Pertiwi.
Gerakan
Akbar 1000 Guru Asean Menulis Puisi dalam Antologi Puisi Guru (tercatat dalam
Rekor Muri Indonesia 2018); Rabu, 7 November 2018

Tidak ada komentar:
Posting Komentar